Nightmare!!
(now your nightmare comes to life)
Dragged you down below,
down to the devils show to be his guest forever
(peace of mind is less than never)
Hate to twist your mind but god aint on your side
Cant hold the point and sever
(from your world you’re less than never)
Ashes burning, you can smell it in the air cus men like you have such an easy soul to steal
So stand in light while begging? numbers in your head you're now a slave until the end of time
Nothing stops the madness turning haunting yearning pull the trigger
Get your Knowledge here. You can find lyric of song, history, healthy, mystery, and many thing here.
Wednesday, 8 September 2010
Lyrics Lagu Bullet For My Valentine - Hearts Burst into Fire

I'm coming home
I've been gone for far too long
Do you remember me at all
I'm leaving
Have I fucked things up again
I'm dreaming
Too much time we had to spend
It hurts
Wounds so sore
Now Im torn (Now Im torn)
I've been far away
When I see how fast
My heart burst into fire
Hearts burst into fire
Lyrics Lagu Bullet For My Valentine - Hand Of Blood
There goes my Valentine
again
Soaked in Red for what
she said And Now shes
gone!
Oh my god have i done it again
there's a pulse and its deafening
I cant help what i hear in my head
Its the switch that i flip they said
Hand of Blood!
I dont wana feel like my heart is breaking
Hand OF Blood!
I dont wana see my life is burning
Lyrics Lagu Bullet For My Valentine - Waking The Demon
NOOOOOOOOOOOOOOO!
2,3,4
Verse
Enough of this,
My eyes are bleeding from the fear that's inside,
To shield your delight from you,
Stop hold my spine,
Don't try to stop me from making this world,
The force giving in,
Chorus
Waking The Demon,
Where'd you run to?
Walking in shadows,
Watch the blood flow,
Theres always darkness, so don't try and hide,
Nobody's giving in, Walk through the night,
The painful transfer, will look so extreme,
I'm not coming back, With nothing ok,
2,3,4
Verse
Enough of this,
My eyes are bleeding from the fear that's inside,
To shield your delight from you,
Stop hold my spine,
Don't try to stop me from making this world,
The force giving in,
Chorus
Waking The Demon,
Where'd you run to?
Walking in shadows,
Watch the blood flow,
Theres always darkness, so don't try and hide,
Nobody's giving in, Walk through the night,
The painful transfer, will look so extreme,
I'm not coming back, With nothing ok,
Lyrics Lagu Bullet For My Valentine - Tears Don't Fall
With blood shot eyes, I watch you sleeping,
The warmth I feel beside me is slowly fading,
Would she hear me if I called her name?,
Would she hold me if she knew my shame?,
There's always something different going wrong,
The path I walk is in the wrong direction,
There's always someone fucking hanging on,
[01:23.51]Can anybody help me make things better?,
Your tears don't fall, they crash around me,
Her concious calls the guilty to come home,
Your tears don't fall, they crash around me,
Her concious calls the guilty to come home,
Selingkuh Dari Kacamata Psikolog
Berikut adalah tulisan Sylvia Damayanti Amril, Guestblogger Blog Kopidangdut. Selamat menikmati.
Seputar Selingkuh
Selingkuh adalah kilasan blitz jepretan paparazzi yang menyilaukan, menjadi sorotan sesaat, serasa selebritas sejagad, indah namun sementara, efeknya gemerlapan namun membutakan.
Penghayatan
Topik yang asyik untuk diulik-ulik. Selingkuh. Saya coba browsing di Internet. Banyak kepanjangan yang kreatif. Selingan Indah Keluarga Utuh, Selingan Indah Keluarga Runtuh. Lazimnya berarti :
- hubungan romantis dengan yang bukan pasangan/pacar resmi.
- melakukan sesuatu tidak dalam koridor komitmen.
Sedangkan se.ling.kuh menurutversi KUBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) keluaran 1991 berarti:
- tidak berterus terang;
- tidak jujur; suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri;
- curang;
- serong.
Selingkuh memang nikmat kalau ia tidak mengikat dan tidak berhasil diungkap. Hidup jadi lebih berwarna dan bekerja juga lebih giat. Demikian pengakuan salah seorang penikmat perselingkuhan. Ia mengaku sudah memiliki istri, dan pernikahan yang baik-baik saja meski “sedikit bosan”, ia mengimbuhkan.
Selingkuh saatbelum menikah adalah wajar karena kita wajib mencari pasangan yang paling tepat-tidak boleh meleset. Demikian yang diutarakan seorang teman lama saya –mahasiswa jurusan Psikologi.
Banyak pepatah yang bisa diutak-atik agar pas. Selama janur kuning belum terkembang. Masih banyak ikan di lautan. Dunia tidak selebar daun kelor. Cuplikan pepatah, sedikit terawangan dibumbui imajinasi tingkat tinggi maka hobinya bergonta-ganti pasangan wajib untuk dilakukan.
Selingkuh itu untuk jiwa-jiwa yang gelisah. Demikian komentar dari salah seorang teman—duda beranak satu. Sebelum kejadian menduda, ia sempat berujar selingkuh itu indah. Tapi lambat laun diralat seiring efek jera yang ia terima dari sang istri—perceraian akibat ketahuan berpacaran.
Dampak
Lupa dengan pasangan sah, dengan komitmen yang telah dibuat, tidak berfikir akan efek jangka panjang seperti pertengkaran tidak berkesudahan, ketidakpercayaan, kekerasan, kesedihan, letupan kemarahan yagn dirasakan pasangan, anak, keluarga hingga tekanan sosial dari lingkungan masyarakat. Efek bagi pasangan dan anak biasanya berbekas trauma yang mendalam. Bagi anak bahkan bisa mempengaruhi polanya berelasi dengan pasangan ketika beranjak dewasa.
Apapun penghayatan dan pembelajaran yang dirasakan anak saat kini apabila terakumulasi, tanpa perbaikan terhadap pandangan yang keliru dapat berakibat destruktif di masa mendatang.
Penyebab
Saya mencuplik alasan-alasan dari seorang psikolog Debbie Layton-Tholl yang melakukan penelitian tahun 1998 terhadap alasan-alasan terjadinya perselingkuhan di antara pasangan setelah sekian lama menikah.meskipun demikian, saya kira penyebab yang akan diutarakan juga relevan dalam konteks hubungan berpacaran.
Ketidakpuasan dalam suatu hubungan, disinyalir sebagai indikasi pertama terjadinya perselingkuhan. Mungkin benar kisah teman mahasiswa saya bahwa selama belum menikah, diperlukan eksplorasi hubungan secara vertikal dan horizontal. Maksudnya mari menyelami pribadi pasangan namun sekaligus memperluas jaringan perkenalan. Mengamati banyaknya dan berjenis-jenis ikan di lautan, memilah, membandingkan dan memilih.
Tapi jelas ada yang hilang juga dengan konsep tersebut. Tanpa suatu niat/maksud untuk mendewasakan diri, berupaya meningkatkan ambang toleransi kesabaran dan kejujuran, eksplorasi justru hanya menjadi pembiasaan yang akan berulang terjadi hingga kehidupan pernikahan.
Perkenalan adalah sesuatu yang akan terus dilakukan karena manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Justru dengan belajar menerima diri apa adanya, menyadari keterbatasan diri, memahami kelemahan orang lain, individu akan belajar bahwa manusia akan terus meminimalisir kelemahan diri sehingga ia otomatis dinamika perubahan dan ketidakpuasan akan terus terjadi,
Problem pribadi di masa lalu dan kekosongan emosional dalam kehidupan pasangan adalah hal lain yang mungkin menjadi penyebab perselingkuhan. Hubungan yang tidak dilandasi rasa kasih sayang, didasari oleh nafsu semata tanpa rasa kepercayaan seperti sebuah menara dari kaca. Cantik tapi rapuh.
Riwayat kekerasan, perselingkuhan, pembedaan perlakuan terhadap jender dalam keluarga tertanam sebagai nilai, tidak terselesaikan dan diproyeksikan pada hubungan individu pada saat dewasa dengan pasangannya. Anak yang sering melihat ayahnya berselingkuh, dan sifat ibu yang nrimo bisa saja belajar menganggap perselingkuhan sebagai hal yang wajar.
Sulit menolak godaan dan kebutuhan mencari variasi hubungan ditengarai menjadi penyebab lainnya. Efek jenuh, merasa hidup monoton, mendorong orang melakukan apapun untuk memvariasikannya, bahkan dengan berselingkuh.
Menggunakan pandangan logoterapi, hal utama yang harus dicaritahu dan yang tak bosan-bosannya diingatkan adalah : apa tujuan dan makna hidup kita?. Apakah berselingkuh layak diperjuangkan atau ia hanya sebuah pengunjung yang numpang bertandang di bilik amygdala?
Perselingkuhan mungkin saja tidak murni datang dari dalam diri, tapi juga karena faktor luar diri. Seperti lokasi domisili pasangan yang berjauhan, di bawah pengaruh obat-obatan bisa juga menguatkan peluang untuk berselingkuh. Tidak sedikit pula perselingkuhan yang terjadi di lingkungan kerja. Disatukan oleh pekerjaan, kesamaan minat, kekaguman, ketertarikan akan penampilan dan disponsori oleh kontribusi waktu kerja yang cukup panjang, dapat mengubah rasa simpati menjadi keintiman yang tidak sepantasnya.
Namun ini kembali pada pandangan diri terhadap persoalan. Agar sebuah masalah dapat dipecahkan, maka rangkullah masalah itu bukannya diabaikan. Bukannya menganggap bahwa masalah tersebut adalah kesalahan lingkungan tapi kecilkan peran lingkungan tersebut dan ambillah porsi pengendalian dan tanggung jawab yang lebih besar atas perbuatan.
Hidup tidak sekedar karena dorongan instingtif dan dominansi emosi semata. Dorongan untuk membuat pasangan lebih menderita, lebih cemburu bisa membuat individu gelap mata hingga mencari jalan pintas agar tercipta suatu kepuasan semu. Puas pasangan merasakan penderitaan yang sama dengan diri dan senang pasangan cemburu.
Dorongan impulsif dari seorang manusia adalah perasaan ketidakamanan (insecurity). Jauh di lubuk hati, setiap individu pelaku perselingkuhan dilingkupi rasa tidak aman, tidak nyaman dengan kondisi diri sehingga ia harus berulang kali diyakinkan, berulang kali harus dipuaskan agar ia merasa eksis dan dibutuhkan di dunia.
Saya tidak menyanggah pentingnya dorongan instingtif. Ia adalah mekanisme pertahanan diri terbaik pada saat terancam. Tapi jangan sampai ia tidak terkendali. Jiwa-jiwa yang gelisah itu akan terus bergentayangan apabila tidak dilakukan sesuatu untuk membenahi fondasi dasar dari kebermaknaan hidupnya dan kematangan emosinya.
*SDA ialah Ibu dari si kembar, pengasuh rubrik konsultasi kepegawaian di lingkungan kantor ane’
Saturday, 4 September 2010
Penampakan UFO di Indonesia
UFO di Gunung Agung, Bali, 1973. Foto UFO pertama di atas Indonesia dibuat oleh wisatawan Jepang, Ryo Terumoto, pada 17 Agustus 1973. Sekitar pukul 14.00 siang, dari mobil ia memotret Gunung Agung di Bali.
Setelah fotonya dicetak, ia terkejut melihat adanya sebuah benda berbentuk cakram yang melayang di depan gunung tersebut. Ketika memotret ia tidak memperhatikannya. Fotonya kemudian dimuat di majalah Hito to Nippon (Orang dan Jepang) terbitan Maret 1974 dengan judul “Piring Terbang di Atas Pulau Bali?”
Setelah fotonya dicetak, ia terkejut melihat adanya sebuah benda berbentuk cakram yang melayang di depan gunung tersebut. Ketika memotret ia tidak memperhatikannya. Fotonya kemudian dimuat di majalah Hito to Nippon (Orang dan Jepang) terbitan Maret 1974 dengan judul “Piring Terbang di Atas Pulau Bali?”
Subscribe to:
Posts (Atom)